Proses pembakaran pada kendaraan Anda sangat bergantung pada udara yang diperolehnya, semakin banyak udara masuk, proses pembakaran semakin cepat, yang kemudian mendorong ledakan tenaga lebih besar dan responsif. Air intake pabrikan biasanya dibuat sekompak mungkin, dimana selang air intake berada di dalam kap, berusaha menyedot udara yang masuk ke dalam. Dengan desain ini tentunya udara masuk tidak maksimal.
Karena itulah, modifikasi pada air intake dapat dilakukan. "Kalau modif air intake, udara yang masuk jadi lebih banyak. Tetapi itu pun harus diimbangi dengan merubah airflow meter sedikit, karena itu yang mengatur pasokan udara. Kalau mau lebih berasa lagi, lakukan remap ECU atau beli yang tipe racing. Tidak diubah juga nggak apa-apa, tarikan langsung terasa berbeda," ucap Nayos, salah satu modifikator Indonesia.
Saat ini banyak air intake aftermarket dijual bebas dengan berbagai brand ternama. Biasanya, air intake aftermarket ini dilengkapi filter dan material yang lebih kuat (terbuat dari baja atau aluminium). Namun, apabila budget Anda tipis, memaksimalkan air intake bisa dilakukan sendiri.
Perangkat yang Anda butuhkan yaitu selang fleksibel dengan diameter cukup besar. Selang fleksibel ini mirip seperti yang digunakan pada perangkat pembersih vakum.
Pastikan memilih selang fleksibel yang memiliki bagian dalam rata, hal tersebut penting agar aliran udara tidak tertahan karena konturnya. Untuk memasangnya cukup mudah, lepaskan terlebih dahulu selang yang terhubung dengan airbox, kemudian pasangkan selang fleksibel. Pastikan terpasang dengan benar dan kencangkan menggunakan pengikat kabel.
Langkah selanjutnya memilih lokasi kepala selang. Tempat bertengger lampu kabut bisa menjadi alternatif. Selain berhadapan langsung dengan lingungan luar, terdapat slot yang memudahkan Anda memasang kepala selang. Lokasi lain adalah dengan melubangi kap dan membuat dudukan layaknya mobil muscle Amerika. Melakukan modifikasi tentu memiliki dampak negatif. Pembakaran yang lebih cepat tentunya akan mempengaruhi konsumsi bahan bakar.
Namun bila Anda mengejar performa kendaraan dalam melakukan modifikasi, hal ini tentu bukan menjadi sebuah masalah kan?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar